Hukum Dan Pendidikan
Kunci dari maju mundurnya sebuah Negara yang berdasarkan hukum adalah reformasi dibidang penegakan hukum. bagaimanakah bangsa ini dapat dibawa ke arah kemajuan apabila hukum yang dirasakan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Tentu sebagai bagian dari anak bangsa yang kita bisa hanyalah mengkritik kinerja para penegak hukum, tak terkecuali pemerintah yang merupakan penyelenggara sistem pemerintahan. Bagi saya tidaklah salah apabila kita hanya sekedar mengkritik, tapi perlu diingat pula bahwa yang diperlukan sekarang ini adalah sebuah kritik yang dapat membangun bukan sebaliknya yang malah menjatuhkan pemerintah bahkan menjelek-jelekkan tanpa ada tanggung jawab.
Kali ini saya akan membawa kita kedalam pemahaman mengenai kinerja pemerintah dalam penegakan hukum. Sudah belasan Tahun rezim Orde Baru (Orba) dibawah pimpinan Soeharto berhasil diturunkan. Pada rezim Orba tersebut banyak terjadi pelanggaran HAM yang terjadi, kekecewaan masyarakat semakin meluas. Hukum tidak lagi dianggap sebagai panglima yang mampu menyelesaikan konflik di tengah masyarakat, hak-hak yang di miliki masyarakat pun tidak dapat sepenuhnya dapat digunakan. hal inilah yang menyebabkan keruntuhan rezim Orba. Namun hingga sekarangpun permasalahan hukum belumlah selesai, dan saya rasa hukum di Indonesia tidak akan Pernah mencapai tingkat kepuasan masyarakat. Saya beranggapan Selama para pejabat yang mengisi jabatan dalam sistem pemerintahan adalah orang-orang yang tidak bermoral maka tidak akan pernah apa yang dicita-citakan masyarakat yang tertuang dalam pancasila dapat terwujud dengan sepenuhnya.
apakah yang menjadi inti permasalahan sebenarnya?, saya beranggapan Pendidikanlah yang menyebabkan cita-cita hukum sulit terwujud. dengan tidak meratanya pendidikan maka akan semakin membuat anak bangsa semakin gampang dibodoh-bodohi. Sadarkah kita apabila masyarakat pada umumnya adalah kaum intelektual apakah ada celah bagi Pejabat pemerintahan untuk membodoh-bodohi masyarakatnya?, hal ini akan kita jawab setelah pembahasan berikutnya.
Banyak permasalahan Negara ini yang semakin meluas dan mengakibatkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat pemerintah, terutama bagi mereka yang duduk sebagai wakil rakyat dalam pemerintahan. Salah satu penyakit pejabat politik di indonesia adalah KORUPSI. salah satu kegiatan yang hanya memperkaya golongan tertentu atau hanya untuk kepentingan diri sendiri inilah yang sangat meresahkan masyarakat. Bahkan saya beranggapan inilah penyakit Nomor satu yang mengakibatkan Negara ini tidak dapat Maju bersaing dengan negara-negara lain yang memiliki tingkat SDA dibawah negara kita namun merupakan Negara yang maju dibandingkan negara kita.Apakah sebenarnya yang menyebabkan praktek korupsi ini sangat sulit di hilangkan? banyak orang menyalahkan hukum di Indonesia yang Kurang tegas, namun bagi saya bukan itu yang menjadi Faktor utamanya. Hukum dewasa ini saya anggap sudah lumayan membaik, Namun oknum-oknum penegak hukum inilah yang membuat nilai-nilai yang terkandung didalamnya telah memudar. kembali pada permasalahan awal apabila masyarakat memiliki tingkat kecerdasan dan intelektual yang merata maka akan membuat ruang gerak pelaku Korupsi semakin kecil, hal inilah yang kurang disadari sebelumnya. walaupun lamban pendidikan di Indonesia semakin membaik, itulah yang menyebabkan semakin gampang praktek korupsi di bongkar. Masyarakat dapat secara lansung mengawasi tindak kecurangan-kecurangan yang dilakukan oknum pejabat pemerintah yang Korup. Hal ini sangat berbeda dengan keadaan pada masa Orba yang dinilai bahwa banyak masyarakat yang masih belum mengerti dan dianggap masih dengan mudah dibodohi dengan pendidikan yang seadanya saja. Nah, inilah saatnya kita sebagai penerus bangsa harus dapat memperjuangkan pendidikan yang sebenarnya. Semoga pemerintah dapat dibukakan Hatinya agar mengerti kebutuhan pendidikan saat ini. saya berharap pemerintah sekarang harus benar-benar memperjuangkan pendidikan anak bangsa. terutama bagi pemerintah yang jujur dan adil, bantulah melalui pendidikan agar permasalahan kedepannya dapat diselesaikan. dan semoga saja tidak ada oknum yang akan menghambat perkembangan pendidikan anak bangsa yang akan membuat oknum tersebut kembali membodohi masyarakat yang tidak mengerti akan pentingnya dunia pendidikan.

0 komentar:
Posting Komentar